Apa Itu Bullish? 

Bullish adalah kecenderungan harga untuk bergerak naik (menguat) secara terus menerus dalam suatu periode waktu tertentu. Kecenderungan pasar Bullish itu bisa digunakan untuk menyebut kondisi pasar global secara keseluruhan, suatu sektor bisnis, maupun harga aset finansial tertentu. Kata Bullish juga sering dipakai untuk menyebut sentimen di kalangan trader yang optimis mengenai suatu aset finansial, meskipun harganya belum benar-benar bergerak naik.

Dalam trading forex, pasar Bullish juga sering disebut Uptrend yang akan terjadi bila Base Currency dalam suatu pasangan mata uang mengalami kenaikan nilai, sedangkan Quote Currency melemah. Misalnya jika dikatakan "komoditas XAUUSD sedang bullish", berarti Dolar AS (USD) menguat, sedangkan Emas (XAU) melemah.



Penyebab timbulnya pasar Bullish bisa berasal dari faktor-faktor fundamental maupun euforia pasar belaka. Apabila pasar Bullish berakar dari kondisi fundamental ekonomi suatu negara, maka akan bertahan lebih lama ketimbang situasi Bullish yang hanya muncul karena euforia atau rumor.

Trading Forex Ketika Pasar Bullish
Ketika suatu pasangan mata uang sedang bullish, maka trader boleh jadi kesulitan menemukan titik yang tepat untuk entry (open position). Meskipun sudah jelas bahwa harga cenderung naik, tetapi harga tak akan naik terus menerus, melainkan bisa jadi beberapa kali menurun sejenak (mengalami koreksi).

Kondisi Bearish Yang Berlawanan Dengan Bullish

Bearish adalah kecenderungan harga untuk bergerak turun (melemah) secara terus menerus dalam suatu periode waktu tertentu. Bearish juga bisa dipakai guna menyebut kondisi pasar global secara keseluruhan; suatu sektor bisnis; maupun harga aset finansial tertentu; serta acap dipakai untuk menyebut sentimen di kalangan trader yang pesimis mengenai suatu aset finansial, meskipun harganya belum benar-benar menurun.

Dalam trading forex, pasar Bearish juga sering disebut Downtrend yang akan terjadi bila Base Currency dalam suatu pasangan mata uang mengalami pelemahan nilai, sedangkan Quote Currency menguat. Misalnya jika dikatakan "komoditas XAUUSD sedang bearish", berarti Emas (XAU) sedang melemah, sedangkan Dolar AS (USD) menguat.



Apabila Anda memperdagangkan aset finansial selain forex, misalnya saham atau komoditas berjangka, maka pasti akan mengalami kerugian saat pasar Bearish. Hanya trader forex dan CFD (Contract for Difference) saja yang bisa tetap memperoleh keuntungan dalam situasi seperti ini, karena mata uang selalu diperdagangan secara berpasangan dan kita dapat melakukan entry dua arah di pasar. Contohnya apabila XAUUSD menurun seperti dalam grafik di atas, maka trader yang membuka posisi sell jelas mendapatkan keuntungan besar.

Post a Comment

Bagi yang ingin request Indikator silahkan ketikkan di kolom komentar. Terima kasih atas kunjungannya.

Tendi Novianto

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZLf-r1qWzLEi4az897UoVlagqiqkT4aMhU6hBDQEBm_nnvgI9wxaiX0HtagPPjgABcSaYgBcwv1zJUqCCnSVelgRwcd0iuMqXMppdC_7Y1KR5hYSFE9Q0ajx9yKJb60Q5G_8RJtX0xfU/s109/IMG_3904.PNG}

Menjadi trader forex sejak tahun 2016.

Powered by Blogger.