Bagi trader forex yang sudah berpengalaman maupun yang baru terjun dalam kegiatan trading forex, pasti akrab dengan istilah sinyal atau rambu yang memang kita tunggu untuk membaca arah pergerakan harga. Banyak jenis sinyal yang ada dalam trading forex. Diantaranya adalah sinyal koreksi, sinyal rebound, sinyal kelanjutan arah tren dan sinyal pembalikan arah tren.

Namun di antara semua sinyal atau rambu yang terjadi, tidak semua sinyal memberikan prediksi yang akurat. Sehingga dikenal istilah False Signal, atau sinyal palsu.

Nah dalam artikel kali ini masih akan membahas tentang sinyal palsu namun sedikit lebih spesifik, yaitu False Breakout.

Pengertian False Breakout

Kondisi False Breakout terjadi jika harga bergerak sementara di atas level resistance atau di bawah level support kunci / psikologis, namum kemudian mundur atau masuk kembali ke bawah level resistance atau ke atas level support kunci / psikologisnya.
Jika seorang trader memutuskan untuk entry pada saat False Breakout, maka ini adalah skenario terburuk yang harus dihadapi jika memang trader memutuskan langsung Entry begitu harga seakan Breakout.

Disebut sebagai salah satu skenario terburuk karena begitu sudah Entry dan terjadi False Breakout maka trader akan dihadapkan pada pilihan yang cukup tidak enak. Yaitu apakah harus mempertahankan posisi Entry yang salah, atau melikuidasi posisi dengan cepat.

Perhatikan contoh di bawah ini:



Menghindari False Breakout

Cara atau solusi untuk menghindari terkena False Breakout cukup sederhana. Yaitu, hindari tindakan langsung Entry sesaat setelah harga Breakout, dan lebih baik menunggu konfirmasi grafik pergerakan untuk memastikan kekuatan Breakout tersebut.

Hampir semua trader tertipu oleh False Breakout ini karena pergerakan harga atau pasar terlihat sangat kuat atau bahkan sangat lemah. Kondisi tersebutlah yang membuat trader berpikir untuk langsung Entry ke dalam momentum tersebut.

Jenis atau tipe False Breakout

- False Breakout Bullish dan Bearish Pada Level Kunci / Psikologis
Jebakan jenis ini biasanya terbentuk dari 1 sampai 4 grafik harga. Jebakan ini biasanya terjadi setelah adanya pergerakan harga yang cukup kuat untuk kemudian mendekati level kunci baik support atau resistence. Mayoritas trader akan berpikir bahwa harga akan Breakout karena pergerakan harganya yang sangat kuat. Justru sebaliknya, jika sudah mendekati atau bahkan menyentuh level kunci justru biasanya akan terjadi koreksi akibat adanya aksi profit taking atau bahkan pembalikan arah.



- False Breakout untuk Konsolidasi
Biasanya trader berpikir bahwa harga akan mulai bergerak untuk lepas dari area konsoidasinya. Namun yang terjadi adalah harga seolah oleh akan lepas dari area konsolidasi namun kemudian kembali bergerak di dalam area konsolidasi.
Cara termudah untuk menghindari jebakan ini adalah menunggu hingga ada konfirmasi dari penutupan harga pada grafik di luar area konsolidasi.



Output Dari False Breakout


1. Koreksi / Pull Back
Sebagai sinyal atau rambu untuk memberi informasi bahwa di pasar sedang ada aksi profit taking sehingga membuat pergerakan harga terkoreksi. Jika memang terjadi koreksi, untuk mengukur hingga ke level berapa koreksinya, trader dapat menggunakan indikator Fibonacci.



2. Pembalikan Arah Harga
False Breakout dapat juga membuat pergerakan harga mengalami perubahan atau dengan kata lain perubahan arah tren. Trader juga dapat menggunakan indikator Fibonacci untuk mengukur apakah False Breakout ini hanya koreksi/Pull Back ataukah ini adalah pembalikan arah harga.



Tips Untuk Menghindari False Breakout :

1. Perhatikan “tail” atau ekor dari grafik pada level kunci support dan resistance
2. Gunakan Time Frame Daily atau harian
3. Perhatikan harga penutupan di grafik pada level kunci support dan resistance

Sesi penutupan sangat penting jika trader ingin terhindar dari False Breakout. Dan sering kali jika harga gagal ditutup melewati level kunci, ini bisa jadi adalah sinyal Breakout palsu atau False Breakout. Jadi trader akan melihat pergerakan harga yang mencoba untuk melewati level kunci namun pada saat penutupan harga grafik harian gagal ditutup melewati level kunci tersebut.

Jangan lupa bagikan artikel ini ya!

Post a Comment

Bagi yang ingin request Indikator silahkan ketikkan di kolom komentar. Terima kasih atas kunjungannya.

Tendi Novianto

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZLf-r1qWzLEi4az897UoVlagqiqkT4aMhU6hBDQEBm_nnvgI9wxaiX0HtagPPjgABcSaYgBcwv1zJUqCCnSVelgRwcd0iuMqXMppdC_7Y1KR5hYSFE9Q0ajx9yKJb60Q5G_8RJtX0xfU/s109/IMG_3904.PNG}

Menjadi trader forex sejak tahun 2016.

Powered by Blogger.